Deklarasi Dan Koalisi KRB Fix, Kendati Kandidat Absen

 

 
 

Deklarasi Dan Koalisi KRB Fix, Kendati Kandidat Absen


    PERS(Denpasar) -30 Desember 2017 - Deklarasi dan Konsolidasi Koalisi Rakyat Bali(KRB) menyongsong Pilgub Bali, mengusung paket "Mantra Kerta" didukung oleh 5 Partai berkoalisi diantaranya ; Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS dan NasDem. Sementara PBB datang hadir disela kegiatan dan akan bergabung secara sah nantinya. Acara Dilaksanakan di Agung Room Grand Bali Beach Hotel.
    Yang tampak indah ruangan Agung Room dipenuhi oleh para anggota partai dengan majemuk atribut baju yang warna warni, bagai pelangi nan harmonis.
   Deklarasi dan Konsolidasi  KRB tersebut dihadiri sekira 1000 orang. meliputi dari para pengurus partai dari Provinsi hingga Kecamatan, Organisasi Sayap Partai, Simpatisan juga tokoh masyarakat Bali.
   Deklarasi yang diisi dengan agenda pembacaan dan penandatanganan kesepakatan koalisi dan ditandatangani oleh masing-masing Ketua Partai tersebut , dengan  salah satu kesepakatan utama adalah KRB mengusung Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra sebagai CaGub Bali dan CawaGub Bali I Ketut Sudikerta.
    Namun Ironis, dalam deklarasi tersebut kedua kandidat tidak hadir.
    Para Ketua Partai Koalisi dalam sambutannya di hadapan ribuan parahadirin,  Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengatakan, mengusung paket Mantra-Kerta itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil surfei, popularitas  Rai Mantra 79 persen dan popularitas Sudikerta sebanyak 83 persen. Mekanisme survei LSI dilakukan oleh lima partai politik. Ini lima partai yang hebat dan bukan hanya menang di Pilgub Bali tetapi menang di Pileg dan Pilpres tahun 2019, Mudarta mewanti-wanti agar para kader dan simpatisan KRB agar tetap solid dan tidak terpengaruh tekanan di luar yang mau menghancurkan soliditas koalisi. ujarnya.
   Sekretaris DPD Partai Golkar Nyoman Sugawa Korry mengatakan, deklarasi KRB untuk melahirkan pemimpin Bali adalah peristiwa besar. “Hari ini Bali bergetar, karena dari rahim persada Bumi Bali telah lahir bayi ajaib yang akan memenangkan pertarungan di Pilgub Bali. Bayi itu bernama KRB yang darinya akan lahir pemimpin Bali yakni Mantra-Kerta.
Kita Yakin bahwa keduanya yang pantas memimpin Bali ke depan, keyakinan harus dipegang agar menang. KRB itu warna-warni layaknya warna pelangi. Kalau merah saja tidak cukup, dan tidak indah.
    Koalisi ini harus dengan kerja keras untuk memenangkan paket Mantra-Kerta, dan koalisi harus dilanjutkan dengan di DPRD, mulai dari provinsi hingga kabupaten dan kota untuk mengawal berbagai program pemerintahan dan seterusnya, terangnya.

     Ketua KRB Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra mengungkapkan, kekuatan perjuangan KRB adalah membangun kekuatan bersama di bidang legislatif untuk mengawal kekuatan yang ada. Kepada seluruh pemimpin partai politik, saya minta kalau ada anggota DPRD yang kalah di TPS-nya agar tidak mencalonkan lagi. Bila ini bisa digerakan maka paket Mantra-Kerta akan menang. Seluruh fraksi yang ada di KRB harus bekerja keras untuk memenangkan paket Mantra-Kerta, dan kita menangkan KRB, pungkasnya.  Acara diskhiri dengan jumpa pers, dan makan siang bersama.
     Ketua KRB menyimpulkan kita bergabung disini dengan tujuan guna memenangkan Pilgub 2018 dengan mengusung paket Darma Kerta.Kita mengharap agar koalisi ini tidak cuman sebatas penandatanganan saja namun juga dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
     Dalam ungkapan masyarakat, ketidak hadirannya kedua kandidat masih dianggap "masih membingungkan". (Red Tim)


 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia