Polres Jembrana Bekuk Pelaku Galian C ilegal

 

 
 

Polres Jembrana Bekuk Pelaku Galian C ilegal


    PERS (Jembrana) - Kamis 11 Januari 2018 Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo,S.I.K.,M.H Press  Mengadakan Press Conference Bertempat di Polres Jembrana  Jembrana. AKBP Priyanto Priyo Hutomo,S.I.K.,M.H  didampingi Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M Didik Wiratmoko,S.H.,M.M dan Kasat Reskrim Polres jembrana ,Press Conference Kasus Penambangan Tanpa Ijin Usaha Penambangan, ini dilakukan oleh 9 ( sembilan ) orang pelaku masing masing berinisial,AA,alamat Tegalcangkring,GKA alamat Yehembang,PA alamat Delodberawah,PS alamat Mendoyo dangin tukad,MS alamat Pergung,KW alamat Yehembang kauh,MN Alamat Tegalcangkring,MY alamat Tegalcangkring dan NS alamat Tegalcangkring.
   Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu tanggal 10 januari 2018 sekitar pkl 11.00 wita di dalam aliran sungai Biluk Poh di lingkungan Bilukpoh Kangin ,Kelurahan Tegalcangkring,Kec. Mendoyo Kab.Jembrana.
   Menurut Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo,S.I.K.,M.H, berdasarkan informasi masyarakat, di aliran sungai Bilukpoh Kel.Tegalcangkring Kec.Mendoyo Kab Jembrana ditemukan banyak orang mengambil pasir batu dan juga batu sungai yang rata rata sebesar batok kelapa.
   " Dari informasi tersebut satreskrim Polres jembrana langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan benar dari informasi masyarakat bahwa di tempat tersebut terjadi penambangan tanpa ijin usaha penambangan dan sudah pernah juga dilakukan peneguran namun masih tetap laksanakan  maka kita lakukan proses hukum  ," ungkap Kapolres jembrana.
   " Barang bukti yang disita berupa 6 ( enam ) unit truck engkel berbagai jenis ,uang tunai sebesar rp 610.000,- ( enam ratus sepuluh ribu rupia ).
    Terhadap tersangka dipersangkakan dengan pasal 158 UURI no 4 tahun 2009 tentang penambangan Mineral dan batubara,dengan pidana penjara paling lama 10 ( sepuluh ) tahun dan denda paling banyak rp 10.000.000.000,-( sepuluh miliar rupiah ) dan tersangka serta barang bukti masih diankan di Sat.Reskrim Polres jembrana guna penyidikan lebih lanjut ," pungkas Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo S.I.K.,M.H.  (sbk)
 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia