Polres Jembrana Rapat Koordinasi Terkait Sigap Arus Transportasi Peralihan

Polres Jembrana Rapat Koordinasi Terkait Sigap Arus Transportasi Peralihan


   BPERS (Jembrana) - 30 November 2017 Meningkatnya jumlah penumpang dan  kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Kab. Jembrana Pasca ditutupnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung, Kapolres Jembrana  AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K, MH, gelar rapat koordinasi dengan instansi terkait, yang bertempat di Ruang VIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Kec. Gilimanuk, Kab. Jembrana. Kamis ( 30/11/2017).
    Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Pejabat utama Polres Jembrana, para Kapolsek Jajaran Polres Jembrana, Kepala Kantor ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Kepala Syahbandar / KUPT Gilimanuk, Dan POM Gilimanuk, Dan Yon C Brimob Gilimanuk, Dan Lanal Gilimanuk, Kepala Karantina Gilimanuk, Kepala Rumah Sakit Gilimanuk, Kepala Terminal Gilimanuk, Kepala SAR Kab. Jembrana, Ka Unit III PJR Gilimanuk, Lurah Gilimanuk, KUPT Cekik, GAPASDAP Kab. Jembrana.
   BDalam rapat koordinasi tersebut Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K, MH, menyampaikan Pasca penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung berdampak meningkatnya volume kendaraan yang melalui jalur darat, yang bermuara di Pelabuhan Gilimanuk baik itu kendaraan yang mau keluar, maupun kendaraan yang masuk Pulau Bali, oleh karena itu rapat koordinasi ini sangat penting kita laksanakan guna menyamakan persepsi serta menentukan langkah – langkah yang harus kita ambil guna mengantisipasi peningkatan penumpang dan volume kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk serta langkah – langkah yang kita ambil apabila terjadi kotijensi yang lebih besar akibat erupsi Gunung Agung.
    Kepala ASDP Gilimanuk membenarkan adanya peningkatan penumpang dan jumlah kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk dibandingkan dengan hari – hari sebelumnya pasca ditutupnya  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung, pihak ASDP juga sudah menyiapkan posko bagi para penumpang kapal yang ingin beristirahat, serta pihak ASDP Gilimanuk juga sudah melaksanakan kordinasi dan sudah menentukan langkah – langkah apabila terjadi kontijensi yang lebih besar akibat dari erupsi Gunung Agung, tutur Kepala ASDP Gilimanuk.
    Diakhir rapat koordinasi tersebut saat di konfirmasi Kapolres Jembrana menyampaikan beberapa langkah yang akan diambil guna mengantisipasi kepadatan penumpang dan peningkatan kendaraan serta langkah yang diambil apabila terjadi kontijensi yang lebih besar akibat erupsi Gunung Agung antara lain, akan menambah loket – loket pembelian tiket apabila terjadi peningkatan penumpang serta  kendaraan,  pihak ASDP sudah menyiapkan 52 ( Lima Puluh Dua ) Kapal yang berkapasitas besar untuk mengangkut penumpang dan kendaraan yang akan digunakan untuk menyembrang, Kapolres Jembrana juga menyampaikan agar menggunakan uang pas dalam pembelian tiket guna mengurangi antrian, apabila terjadi kepadatan kendaraan untuk kendaraan yang menuju ke Pelabuhan Gilimanuk akan dialihkan ke Gang I, II Dan III dan akan menggunakan 2 ( Dua ) jalur yang sementara diperbaiki sedangkan untuk kendaraan yang masuk ke Pulau Bali akan menggunakan jalur alternatif. Untuk masalah keamanan di Pelabuhan Gilimanuk Polres Jembrana sudah melaksanakan operasi cipta kondisi sehingga area pelabuhan sudah steril dari tindak pidana dan kejahatan, Imbuh Kapolres Jembrana.
    Kapolres Jembrana Juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar bisa bersama – sama menjaga keemanan dan ketertiban di Kab. Jembrana, khususnya di area Pelabuhan Gilimanuk demi kenyamanan serta kelancaran aktifitas yang ada di Pelabuhan Gilimanuk.(sbk)

Pers Indonesia