Sudikerta Rangkul Mantan Politisi Golkar

Sudikerta Rangkul Mantan Politisi Golkar

    PERS(Denpasar)– DUA politisi senior, Ketut Sudikerta dan A. A. Ngurah Gede Widiada, yang telah “bercerai” bertemu dan berangkulan akrab saat berlangsung acara pelantikan Komisi Saksi dan TOT Partai NasDem,  Jumat (15/12), di Hotel Nikki Denpasar. Kedua politisi ini pernah sama-sama berteduh di bawah rindangnya Partai Beringin.

“Wah ini mantan kader Golkar,” celetuk lepas Sudikerta, Ketua DPD Partai Golkar Bali asal Pecatu, Kuta Selatan, ini.
    Sudikerta kontan merangkul pundak Agung Widiada. Panglingsir Puri Agung Peguyangan ini pun menyambut rangkulan wagub Bali ini. Dua politisi ini tampak sumringah.

Agung Widiada memang terjun dalam gelanggang politik praktis awalnya melaui Golkar. Selama berpolitik di Oartai Beringin dirinya berada dalam pergulatan dinamis.
    Namun, dia kemudian memutuskan berhenti dari Golkar. Saat mundur, Golkar Bali sudah dipimpin Sudikerta.

Pilihan bergabung ke NasDem didasari harapannya berjuang lebih maksimal untuk mewujudkan tujuan atau pencapian yang lebih bermartabat.
   “Dalam langkah menyejarah sebagai kader Partai NasDem, saya pun bertemu kembali dengan kawan lama di partai yg pernah saya ikut besarkan dan sekaligus partai yang membesarkan saya. Golkar telah memberikan pengalaman dalam membuka jalan saya guna berpolitik praktis,” paparnya.
    Bagi Agung Widiada, perjumpaannya dengan Sudikerta menyimpan catatan tersendiri. “Pertemuan ini terjadi di tengah proses kami kader NasDem sedang menanti figur calon pemimpin Bali sebagai keputusan Partai NasDem yang dibangun bersama Koalisi Rakyat Bali (KRB),” ujarnya.
    Sikap politiknya sebagai kader Partai NasDem sudah jelas. Sikap politiknya ditunjukkan melalui loyalitas terhadap perintah Partai NasDem yang tengah intens membangun komunikasi untuk menentukan paket calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang akan bertarung dalam Pilgub .
    “Yang pasti kami tetap komit Rai Mantra calon gubernur Bali,” tandasnya. (sam).

Pers Indonesia