Table Manner SMK PGRI 1 Badung Hari Ke 2, Mengenal Secara Konkrit Etiket Di Meja Makan

Table Manner SMK PGRI 1 Badung Hari Ke 2, Mengenal Secara Konkrit Etiket Di Meja Makan


    PERS(Badung 15/12/2017) -  Secara rutin setiap tahun kami mengajak anak-anak kelas X untuk mengikuti Table Manner dalam rangka mengenal lebih dekat, memahami secara nyata bagaimana terkait etika saat berada di meja makan, karena nantinya anak-anak harus mengetahui secara konkrit Table Manner itu sehingga nantinya jika bekerja di industry pariwisata anak-anak bisa mengetahui dengan jelas terkait Table Manner tersebut.
    Teori ini mungkin sudah diberikan disekolah oleh para guru, namun menurut hemat kami, Table Manner di hotel itu sangat penting, Kita merasa sangat senang ketika management Ramayana Hotel & Spa bisa memberikan kesempatan kepada kita untuk melaksanakan Table Manner ini.
    Apresiasi kepada Pak Ngurah Narayana Manager Food & Beferadge Ramayana Hotel , sebagai moderator juga sangat luarbiasa, mengepresiasi kegiatan ini, menjelaskan kepada anak-anak dengan sangat detail , mewakili sekolah, para Guru,serta panitya saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ngurah Narayana beserta tim.
Pariwisata merupakan menjadi anadalan bagi Bali oleh karenanya dituntut adanya SDM-yang faham betul terkait pariwisata,banyaknya peminat sekolah pariwisata, menyebabkan kita harus mempertahankan dan juga meningkatkan mutu kelulusan agar nantinya anak-anak kita mampu bersaing di Dunia Usaha dan Dunia Industry pariwisata tentunya.
    Pesan Bapak kepada anak-anak sekalian agar memanfaatkan moment kesempatan ini dengan baik,ikuti dengan seksama dan sebaik-baiknya, karena setelah 6 bulan lagi(kelas XI) anak-anak nanti akan kembali ke hotel ini ataupun yang lain untuk mengikuti “on the job training/praktek kerja industry” selama 6 bulan/dua periode, setelah itu kalian akan diuji sejauh kemampuan atau daya serap ilmu yang dimiliki, kemudian masuk ke kelas berikutnya(kelas XII), anak-anak sudah masuk ke persiapan Ujian Kompetensi Keahlian(UKK). Penguji dalam UKK melibatkan para Assesor yang berasal dari PHRI, oleh para Assessor yang telah mempunyai sertifikat penguji.
Untuk diketahui belajar di SMK anak-anak akan lebih banyak berada di Industry atau praktek lapangan, ketimbang teori di sekolah praktek, berbanding 40% teori dan 60% praktek. Mereka yang tekun dan disiplin pasti akan bisa memenangkan persaingan di dunia Usaha dan Dunia Industry.

    Demikian Pembina SMK PGRI 1 Badung Dr.I Made Gede Putra Wijaya,SH,M.Si,  saat memberikan keterangan sekaligus himbauan di depan anak-anak SMK PGRI 1 Badung, pada acara Table Manner di hari ke dua, Ramayana Hotel,Resort & Spa.(Tim)


Pers Indonesia